Jadwal Imsakiyah dan Waktu Salat Jumat di Jakarta Tahun 2026
Warga Jakarta yang menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 H perlu menyiapkan diri dengan mengetahui jadwal imsakiyah dan waktu salat Jumat. Imsak menjadi penanda penting sebelum Subuh, biasanya sekitar 10 menit sebelum azan Subuh. Waktu ini digunakan agar umat Muslim dapat menyelesaikan sahur tepat waktu dan memastikan puasa dimulai sebelum terbit fajar.
Imsak juga menjadi bentuk kehati-hatian (ihtiyath) agar umat Muslim dapat menyelesaikan sahur tepat waktu dan memastikan puasa dimulai sebelum terbit fajar. Berikut adalah jadwal imsakiyah Ramadan 2026, jadwal sholat Subuh, Zuhur, Ashar, Magrib, dan Isya untuk Kota Jakarta:
| Tanggal | Imsak | Subuh | Zuhur | Ashar | Magrib | Isya |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Jumat, 13 Maret | 04.33 | 04.43 | 12.06 | 15.11 | 18.10 | 19.18 |
| Sabtu, 14 Maret | 04.33 | 04.43 | 12.05 | 15.11 | 18.09 | 19.18 |
| Minggu, 15 Maret | 04.33 | 04.43 | 12.05 | 15.12 | 18.09 | 19.17 |
| Senin, 16 Maret | 04.33 | 04.43 | 12.05 | 15.12 | 18.09 | 19.17 |
| Selasa, 17 Maret | 04.32 | 04.42 | 12.05 | 15.12 | 18.08 | 19.16 |
| Rabu, 18 Maret | 04.32 | 04.42 | 12.04 | 15.12 | 18.08 | 19.16 |
| Kamis, 19 Maret | 04.32 | 04.42 | 12.04 | 15.13 | 18.07 | 19.16 |
| Jumat, 20 Maret | 04.32 | 04.42 | 12.04 | 15.13 | 18.07 | 19.16 |
Niat Puasa Ramadhan 2026
Niat merupakan salah satu rukun ibadah puasa. Seseorang yang tidak berniat saat puasa, maka puasanya tidak sah. Oleh karena itu, bagi Umat Islam yang hendak berpuasa, harus mendahuluinya dengan membaca niat puasa Ramadhan.
Berikut adalah bacaan niat puasa Ramadhan untuk sehari:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Lafal latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.
Arti: Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.
Imsak Masih Boleh Makan
Menjelang waktu imsak, masih banyak masyarakat yang bertanya-tanya, apakah makan ketika imsak masih diperbolehkan dan puasanya tetap sah? Tak sedikit pula yang mengira imsak menjadi batas mutlak berhenti sahur.
Menurut penjelasan agama, hukum makan saat imsak adalah diperbolehkan. Dosen Fakultas Syariah IAIN Surakarta, Shidiq menyebut, menurut mayoritas ulama hal itu diperbolehkan. Sebab, masa puasa atau menahan makan dan minum dimulai ketika terbitnya fajar. Sementara, imsak bukanlah menjadi pertanda datangnya waktu fajar.
Penjelasan tersebut tercantum dalam potongan Quran Surah (QS) al-Baqarah ayat 187:
وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ
Artinya: “..makanlah dan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar..”
Menurut Shidiq, kalimat “benang hitam dan benang putih” pada potongan ayat tersebut merupakan kalimat kiasan yang berarti waktu masuk fajar. “Jadi kalimat ‘benang putih dan benang hitam’ ini sebetulnya kalimat kiasan, yang dimaksud adalah jelas antara waktu siang dari waktu malam, maksudnya waktu fajar,” ujar Shidiq.
Selain itu, ada hadis yang menegaskan bahwa Umat Islam yang hendak berpuasa diperbolehkan makan dan minum hingga Sahabat Rasulullah, Abu Ummi Maktum mengumandangkan adzan subuh. “Karena Ummi Maktum itu tidak adzan kecuali setelah terbit fajar,” kata Shidiq.
Lebih lanjut, Shidiq memaparkan sebagian ulama berpendapat, sebaiknya waktu imsak diawalkan beberapa menit sebelum fajar. Tujuannya adalah untuk kehati-hatian agar Umat Islam yang hendak berpuasa saat santap sahur tidak “kebablasan” melebihi waktu fajar. “Jadi intinya makan dan minum saat ada sirine atau tanda imsak itu boleh, karena itu bukan tanda terbitnya fajar. Dan mulai menahan diri dari makan dan minum itu berlakunya setelah fajar,” terang Shidiq.






