Puasa Hari ke-23: Jadwal Buka Puasa Jakarta 13 Maret 2026, Lengkap Waktu Salat Ramadan

Puasa Hari ke-23: Jadwal Buka Puasa Jakarta 13 Maret 2026, Lengkap Waktu Salat Ramadan

Jadwal Waktu Berbuka Puasa di Jakarta Pada Hari Ke-23 Ramadan 1447 H

Pada hari ke-23 Ramadan 1447 H, umat Muslim di Kota Jakarta perlu mengetahui jadwal waktu berbuka puasa. Berdasarkan data yang diperoleh, waktu Magrib atau berbuka puasa di Jakarta pada hari ini jatuh pada pukul 18.10 WIB. Berikut adalah jadwal salat lengkap untuk bulan Maret 2026 di Kota Jakarta:

TanggalImsakSubuhZuhurAsharMagribIsya
Jumat, 13 Maret04.3304.4312.0615.1118.1019.18
Sabtu, 14 Maret04.3304.4312.0515.1118.0919.18
Minggu, 15 Maret04.3304.4312.0515.1218.0919.17
Senin, 16 Maret04.3304.4312.0515.1218.0919.17
Selasa, 17 Maret04.3204.4212.0515.1218.0819.16
Rabu, 18 Maret04.3204.4212.0415.1218.0819.16
Kamis, 19 Maret04.3204.4212.0415.1318.0719.16
Jumat, 20 Maret04.3204.4212.0415.1318.0719.16

Keutamaan Menyegerakan Waktu Berbuka Puasa

Menyegerakan berbuka puasa merupakan salah satu sunnah yang sangat ditekankan oleh Rasulullah SAW. Salah satu keutamaannya adalah mendapatkan keberkahan dan pahala yang besar. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Rasulullah SAW bersabda: “Umatku akan senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.”

Dengan mengikuti waktu berbuka puasa yang tepat, kita tidak hanya menghidupkan sunnah, tetapi juga melatih jiwa untuk selalu taat pada aturan Allah. Selain itu, menyegerakan berbuka puasa juga memiliki manfaat kesehatan karena tubuh membutuhkan asupan energi setelah seharian berpuasa.

Doa Berbuka Puasa

Saat berbuka puasa, kita juga dianjurkan untuk membaca doa berbuka puasa. Berikut dua versi doa yang umum dibaca:

  1. Doa Buka Puasa yang Dibaca Secara Umum

    Lafal:

    Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu, birahmatika yaa arhamar raahimiin.

    Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, wahai Dzat yang Maha Penyayang.”

  2. Doa Berbuka Puasa (Riwayat Abu Daud)

    Lafal:

    Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah.

    Artinya: “Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah tetap pahala, insya Allah.”

Di masyarakat, doa berbuka puasa ini sering ditambahkan dengan tambahan doa yang tidak masalah, sebab doa tidak terbatas pada riwayat. Umat Islam dibebaskan mengekspresikan doa selama itu baik. Tambahan doa tersebut antara lain:

Allahummalakashumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin.

Artinya: “Ya Allah Dzat yang Maha Pemurah dari segalanya, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rizki dan kasih sayang-Mu aku berbuka.”

Setelah berbuka secukupnya, segera tunaikan shalat Maghrib. Lalu makan besar dapat dilakukan setelah shalat Maghrib agar tetap fokus pada ibadah.

Related posts