Pembangunan Taman Bendera Pusaka Jakarta Selatan Tak Gunakan Dana APBD, Ini Fasilitasnya

Pembangunan Taman Bendera Pusaka Jakarta Selatan Tak Gunakan Dana APBD, Ini Fasilitasnya

Taman Bendera Pusaka: Ruang Terbuka Hijau yang Inklusif dan Ramah Keluarga

Taman Bendera Pusaka di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, merupakan salah satu proyek terbaru yang menambah ruang terbuka hijau modern dan ramah keluarga di ibu kota. Dengan luas mencapai 5,6 hektare, taman ini dilengkapi berbagai fasilitas yang dapat dinikmati oleh masyarakat, seperti jogging track sepanjang 1,2 kilometer, lapangan tenis, lapangan multifungsi, serta satu lapangan padel. Seluruh fasilitas tersebut bisa digunakan secara gratis setelah melakukan pendaftaran.

Pembangunan taman ini tidak menggunakan dana APBD. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa seluruh anggaran berasal dari kerjasama dengan pihak swasta. Hal ini melibatkan kompensasi koefisien luas bangun (KLB) dan Surat Persetujuan Prinsip Pemanfaatan Lahan (SP3L). Dengan pendanaan ini, taman ini menjadi contoh keberhasilan kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam membangun infrastruktur publik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Peresmian Taman Bendera Pusaka dilakukan pada Sabtu (14/3/2026), yang diawali dengan lagu kebangsaan, tarian budaya, serta pemutaran video tentang perjuangan Fatmawati saat menjahit bendera pusaka. Acara tersebut juga dihadiri oleh Presiden kelima Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri.

Pramono Anung menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan taman tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada mitra strategis Pemprov DKI Jakarta, BUMN, pematung, arsitek, dan kolaborator lainnya yang telah berkontribusi dalam penyelesaian proyek ini.

Selain itu, ia juga menyampaikan perkembangan Jakarta sebagai kota global. Saat ini, Jakarta memiliki peringkat 71 dari 156 kota dunia, meningkat dari posisi sebelumnya yang berada di peringkat 74. Infrastruktur transportasi Jakarta kini menduduki posisi 17 terbaik di dunia, unggul dibandingkan beberapa kota besar di Asia Tenggara seperti Manila, Bangkok, Kuala Lumpur, dan Hanoi.

Patung Ibu Fatmawati: Penghargaan atas Jasa Besar

Salah satu hal yang menarik di Taman Bendera Pusaka adalah adanya Patung Ibu Fatmawati. Penempatan patung ini bertujuan untuk memberi penghargaan kepada sosok yang berjasa besar bagi bangsa. Fatmawati adalah penjahit bendera pusaka yang dikibarkan saat Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Selain itu, taman ini juga memberikan peluang bagi UMKM untuk berkembang. Enam tempat usaha akan dikelola oleh UMKM setempat, sementara pemanfaatan fasos-fasum kecil dapat diberikan nama penyumbang. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung perekonomian lokal.

Taman Bendera Pusaka mulai dibuka untuk masyarakat pada Minggu (15/3/2026), dan dapat diakses 24 jam. Dengan adanya taman ini, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga serta menjadikan Jakarta semakin hijau, lestari, dan berkelanjutan.




Related posts