Jakarta siagakan 1.790 petugas Satpol PP jaga keamanan mudik

Jakarta siagakan 1.790 petugas Satpol PP jaga keamanan mudik



Pemprov DKI Jakarta telah menyiagakan sebanyak 1.790 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama masa mudik hingga libur Lebaran 2026. Penugasan ini dilakukan agar pengawasan dapat berjalan secara efektif sepanjang 24 jam.

Kepala Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, menyampaikan bahwa personel tersebut ditempatkan di seluruh wilayah Jakarta. Penugasan dilakukan secara bergantian agar pengawasan tetap terjaga tanpa mengalami kekosongan.

Satriadi menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama periode mudik Lebaran. Saat ini, banyak rumah warga yang ditinggalkan kosong karena pemiliknya pergi mudik. Hal ini bisa menjadi ancaman bagi keamanan lingkungan sekitar.

Untuk itu, Satpol PP meminta jajaran di tingkat wilayah memperkuat koordinasi dengan aparat setempat dan unsur masyarakat. Para jajaran, khususnya Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) kelurahan, diminta untuk berkoordinasi dengan lurah, TNI, Polri, serta RT dan RW. Tujuannya adalah untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar meninggalkan rumah dalam kondisi aman.

Satriadi juga mengimbau warga yang mudik untuk memberi informasi kepada lingkungan sekitar agar rumah yang ditinggalkan dapat ikut diawasi oleh warga setempat. Ia menyarankan agar warga yang mudik memastikan keamanan rumah dengan cara menitipkan informasi kepada lingkungan sekitar.

“Kalau bisa memang dititipkan, diinformasikan kepada lingkungan sekitar kalau memang sedang mudik,” ujar Satriadi.

Selain itu, jajarannya akan meningkatkan intensitas patroli di lingkungan permukiman maupun titik keramaian selama masa libur Lebaran. Patroli tidak hanya sekadar melintas, tetapi juga memastikan kondisi keamanan di wilayah yang dipantau.

“Mungkin patrolinya yang tadinya cuma sekali bisa dua kali atau tiga kali. Patrolinya juga memang harus berkualitas, jangan hanya sekadar lewat, tapi menyapa dan melihat bagaimana kondisi keamanan di sekitarnya,” jelas Satriadi.

Pengawasan juga akan difokuskan pada kawasan wisata dan pusat keramaian yang diperkirakan mengalami lonjakan pengunjung setelah Lebaran. Dengan peningkatan patroli dan koordinasi dengan berbagai pihak, diharapkan keamanan dan ketertiban selama masa libur Lebaran dapat terjaga dengan baik.

Related posts