DAMAC Digital, sebuah perusahaan infrastruktur digital global yang berbasis di Dubai, kini memperkuat kehadirannya di Asia Tenggara dengan membangun pusat data pertamanya di Indonesia, bernama JKT01 – Jakarta Central. Proyek ini menjadi langkah penting dalam mendukung visi Indonesia sebagai kekuatan digital baru di kawasan Asia.
Fase pertama proyek ini direncanakan selesai pada kuartal ketiga 2026, yang akan memperkuat portofolio DAMAC Digital di seluruh Asia Tenggara. “Komitmen kami untuk mendukung transformasi digital Indonesia sangat kuat,” ujar Hussain Sajwani, Pendiri DAMAC Digital, dalam pernyataannya.
Proses topping off atau penutupan atap menandai selesainya struktur utama gedung enam lantai yang terletak di kawasan MT Haryono. Pusat data ini memiliki total luas bangunan 15.080 meter persegi di atas lahan seluas 3.600 meter persegi. Fasilitas ini dirancang untuk menyediakan daya sebesar 19,2 MW, menggunakan sistem menara pendingin air mutakhir, serta mampu menampung hingga 1.350 rak dengan kerapatan rata-rata 13–15 kW.
“Milestone konstruksi ini menunjukkan keunggulan engineering dan strategi jangka panjang kami. Dengan infrastruktur yang scalable, kami siap mendukung tujuan Indonesia menjadi salah satu negara dengan kekuatan digital baru di Asia,” tambah Sajwani.
Pusat data ini dilengkapi tiga ruang data (data hall) masing-masing seluas 760 meter persegi, dirancang untuk efisiensi energi dan mendukung operasional berkelanjutan sesuai standar global green data center. Kehadiran JKT01 juga diproyeksikan memenuhi permintaan tinggi dari Penyedia Layanan Cloud (CSP) dan pengembangan edge computing di Indonesia.
Investasi untuk proyek ini mencapai US$ 150 juta atau sekitar Rp 2,3 triliun, dengan lokasi strategis di MT Haryono, bagian dari klaster pusat data terkoneksi di Jakarta. “Pemilihan lokasi ini memungkinkan JKT01 menjadi pusat hub data yang efisien dan terkoneksi di ibu kota,” jelas Sajwani.
Sejak groundbreaking pada Agustus 2025, proses konstruksi fase pertama rampung dalam waktu enam bulan, menegaskan kemampuan DAMAC Digital dalam eksekusi proyek skala besar di pasar Asia Tenggara. Acara topping off dihadiri oleh jajaran manajemen DAMAC Digital dan mitra strategis, sekaligus menjadi momen apresiasi bagi seluruh pihak yang terlibat, dari tenaga konstruksi hingga perwakilan negara.
Dengan rampungnya struktur utama ini, DAMAC Digital optimistis dapat menghadirkan pusat data generasi terbaru yang mendukung ekosistem digital Indonesia dan membuka peluang bisnis baru di sektor teknologi dan cloud computing.
Fitur Utama Pusat Data JKT01
- Luas Bangunan: Total luas bangunan 15.080 meter persegi di atas lahan 3.600 meter persegi.
- Daya: Mampu menyediakan daya sebesar 19,2 MW.
- Sistem Pendingin: Menggunakan sistem menara pendingin air mutakhir.
- Kapasitas Rak: Mampu menampung hingga 1.350 rak dengan kerapatan rata-rata 13–15 kW.
- Ruang Data: Terdiri dari tiga ruang data (data hall) masing-masing seluas 760 meter persegi.
- Efisiensi Energi: Dirancang untuk efisiensi energi dan operasional berkelanjutan sesuai standar global green data center.
Investasi dan Lokasi Strategis
- Total Investasi: US$ 150 juta atau sekitar Rp 2,3 triliun.
- Lokasi: Berada di MT Haryono, bagian dari klaster pusat data terkoneksi di Jakarta.
- Manfaat Lokasi: Memungkinkan JKT01 menjadi pusat hub data yang efisien dan terkoneksi di ibu kota.
Proses Konstruksi dan Tim
- Groundbreaking: Dilakukan pada Agustus 2025.
- Waktu Pengerjaan Fase Pertama: Rampung dalam waktu enam bulan.
- Tim Terlibat: Termasuk jajaran manajemen DAMAC Digital, mitra strategis, tenaga konstruksi, dan perwakilan negara.






