Delapan Masjid di Sulawesi Selatan Jadi Rest Area untuk Pemudik Lebaran 1447 Hijriah
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah menyiapkan delapan masjid sebagai rest area bagi para pemudik selama masa mudik Lebaran 1447 Hijriah. Tujuan dari program ini adalah memberikan kenyamanan dan fasilitas yang layak bagi masyarakat yang melakukan perjalanan pulang kampung.
Salah satu masjid yang menjadi bagian dari program ini adalah Masjid Besar Rantepao, yang terletak di Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara. Lokasi masjid ini sangat strategis karena berada di jalur utama antara Makassar menuju Palopo dan sebaliknya. Hal ini membuat masjid ini menjadi titik persinggahan yang ideal bagi para pemudik yang membutuhkan tempat untuk beristirahat sekaligus melaksanakan ibadah.
Masjid Besar Rantepao berada di Jalan Emmy Saelan Nomor 28, Malaggo’. Dengan lokasinya yang dekat dengan jalur lalu lintas utama, masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan masyarakat setempat. Program rest area ini dirancang agar bisa memberikan pengalaman yang nyaman dan aman bagi para pemudik, baik dalam hal kebersihan maupun kenyamanan fisik.
Program rest area “Andalan Hati” merupakan inisiatif dari pasangan Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi. Nama akronim ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk memberikan layanan yang berbasis pada kepedulian dan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya program ini, diharapkan dapat mengurangi beban para pemudik yang seringkali menghadapi kesulitan dalam mencari tempat istirahat yang layak.
Beberapa fasilitas yang disediakan di masjid-masjid tersebut antara lain:
* Ruang istirahat yang bersih dan nyaman
* Tempat wudhu yang cukup
* Fasilitas kamar mandi yang terjaga kebersihannya
* Area parkir yang memadai
* Pelayanan petugas yang ramah dan siap membantu
Selain itu, pemerintah juga memastikan bahwa semua masjid yang digunakan sebagai rest area memiliki akses yang mudah dicapai oleh para pemudik. Hal ini dilakukan dengan memperhatikan kondisi jalan dan fasilitas pendukung lainnya seperti penerangan jalan dan tanda arah.
Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan ketertiban saat berada di tempat umum. Dengan begitu, setiap pemudik dapat merasa nyaman dan tenang selama perjalanan mereka.
Dalam rangka memastikan kelancaran program ini, pemerintah provinsi juga telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk pengelola masjid, aparat kepolisian, dan organisasi masyarakat setempat. Koordinasi ini bertujuan untuk meminimalkan risiko gangguan selama masa mudik dan memastikan bahwa semua fasilitas yang disediakan berjalan dengan lancar.






