Momen Ramadhan dan Lebaran 2026, TelkomGroup Siapkan Layanan Konektivitas yang Stabil
Momen Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri selalu menjadi periode dengan lonjakan aktivitas komunikasi digital di Indonesia. Mulai dari panggilan video dengan keluarga, penggunaan media sosial, hingga transaksi ekonomi digital meningkat secara signifikan selama periode tersebut. Untuk memastikan masyarakat tetap dapat menikmati layanan telekomunikasi yang stabil, TelkomGroup bersama Kementerian Komunikasi dan Digital melakukan berbagai langkah strategis guna menjaga kualitas konektivitas selama Ramadhan dan Lebaran 2026.
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menyampaikan bahwa seluruh ekosistem perusahaan berkomitmen menghadirkan layanan jaringan yang andal untuk mendukung aktivitas digital masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. Menurutnya, konektivitas yang stabil menjadi elemen penting agar masyarakat tetap dapat menjaga silaturahmi dengan keluarga maupun kerabat meskipun berada di lokasi yang berbeda.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, TelkomGroup mengoperasikan Posko TelkomGroup SIAGA RAFI 2026 yang akan beroperasi selama 24 jam. Posko tersebut mulai aktif sejak 13 Maret hingga 30 Maret 2026 untuk memantau kondisi jaringan secara intensif. Secara keseluruhan, terdapat 22 posko yang disiapkan di berbagai wilayah Indonesia. Posko tersebut terdiri atas sembilan posko utama dan 13 posko yang dioperasikan oleh perusahaan operasional di bawah TelkomGroup.
Seluruh posko ini didukung oleh lebih dari 480 petugas yang bertugas memantau sistem serta sekitar 13.200 petugas lapangan yang siap menangani berbagai kendala teknis di jaringan telekomunikasi. Direktur Network Telkom, Nanang Hendarno, menjelaskan bahwa perusahaan membangun sinergi lintas entitas untuk memastikan kesiapan infrastruktur jaringan secara menyeluruh. Sinergi tersebut dilakukan agar layanan konektivitas tetap stabil selama periode Ramadhan hingga Idul Fitri.
Untuk menjaga kualitas jaringan, perusahaan juga melakukan berbagai langkah teknis seperti pengujian performa jaringan, penguatan elemen infrastruktur, serta optimalisasi sistem pemantauan teknologi informasi. Upaya tersebut dilakukan agar pengawasan terhadap jaringan dapat berlangsung secara komprehensif selama periode peningkatan aktivitas digital masyarakat.
TelkomGroup memproyeksikan trafik layanan fixed broadband selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026 akan meningkat sekitar 9,2 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Dengan peningkatan tersebut, total trafik layanan diperkirakan mencapai sekitar 30,3 terabit per detik. Untuk mengantisipasi lonjakan trafik tersebut, perusahaan menyiapkan kapasitas jaringan hingga sekitar 60,7 Tbps agar infrastruktur mampu menampung peningkatan penggunaan layanan digital.
Selain jaringan broadband tetap, TelkomGroup juga memperkuat jaringan mobile broadband yang saat ini mencakup lebih dari 229 ribu base transceiver station atau BTS di seluruh Indonesia. Jaringan tersebut telah menjangkau sekitar 97 persen wilayah Indonesia dan diharapkan mampu mendukung berbagai aktivitas digital masyarakat selama periode Lebaran.
Strategi Penyediaan Layanan Telekomunikasi Selama Ramadhan dan Lebaran
- Peningkatan Kapasitas Jaringan: Perusahaan menyiapkan kapasitas jaringan hingga 60,7 Tbps untuk menampung lonjakan penggunaan layanan digital.
- Pengawasan Intensif: Posko SIAGA RAFI 2026 beroperasi selama 24 jam untuk memantau kondisi jaringan secara intensif.
- Kesiapan Infrastruktur: Sinergi lintas entitas dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur jaringan secara menyeluruh.
- Penguatan Jaringan Mobile: Jaringan mobile broadband mencakup lebih dari 229 ribu BTS yang telah menjangkau 97 persen wilayah Indonesia.
- Tim Petugas Lapangan: Sekitar 13.200 petugas lapangan siap menangani berbagai kendala teknis di jaringan telekomunikasi.
Dengan berbagai strategi dan langkah yang telah dipersiapkan, TelkomGroup berkomitmen memberikan layanan telekomunikasi yang andal dan stabil selama Ramadhan dan Lebaran 2026. Hal ini bertujuan untuk mendukung kebutuhan masyarakat dalam menjaga komunikasi dan aktivitas digital selama momen penting tersebut.






