Penghentian Skema Contraflow di Jalan Tol Jakarta-Cikampek
Rekayasa lalu lintas dengan skema contraflow resmi dihentikan di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek (Japek) mulai Minggu dini hari, 29 Maret. Kebijakan ini diambil setelah kondisi arus lalu lintas menunjukkan perbaikan dan kembali normal pada periode arus balik Idul Fitri 1447 H.
Sebelumnya, skema contraflow diberlakukan mulai dari KM 70 hingga KM 47 arah Jakarta. Namun, atas pertimbangan kepolisian, rekayasa tersebut resmi dihentikan pada pukul 01.08 WIB.
Meskipun kontraflow telah berakhir, skema one way lokal masih diterapkan di beberapa titik lain. Rekayasa searah ini berlaku mulai dari KM 263 Ruas Tol Pejagan–Pemalang hingga KM 70 Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi sisa lonjakan volume kendaraan yang datang dari arah timur menuju Jakarta.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa penyesuaian ini dilakukan secara dinamis berdasarkan situasi terkini di jalur mudik. “Penghentian contraflow dilakukan setelah evaluasi bersama Kepolisian menunjukkan kondisi lalu lintas yang semakin terkendali. Namun demikian, kami tetap mengantisipasi lonjakan kendaraan dari arah timur dengan masih diberlakukannya one way lokal.”
Ria juga mengimbau pengguna jalan untuk memantau kondisi lalu lintas melalui fitur CCTV real-time pada aplikasi Travoy serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Optimasi Layanan di Gerbang Tol
Untuk memastikan tidak ada penumpukan saat transaksi, JTT mengoptimalkan layanan di gerbang tol utama. Sebanyak 22 gardu tol dioperasikan untuk kendaraan yang mengarah ke Jakarta, sementara 8 gardu tol disiagakan untuk arah timur Trans Jawa.
Selain itu, Jasa Marga turut mengimbau para pengguna jalan untuk selalu memastikan kesiapan perjalanan. Hal ini mencakup kondisi fisik pengemudi, kelayakan kendaraan, hingga kecukupan saldo uang elektronik (e-toll).
Informasi dan Bantuan bagi Pengguna Jalan
Bagi pengendara yang membutuhkan informasi real-time atau bantuan di jalan tol, dapat menghubungi One Call Center Jasa Marga di nomor 133 atau memantau melalui aplikasi Travoy.
Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan oleh pengemudi antara lain:
- Memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik dan siap jalan.
- Menyediakan cukup saldo e-toll untuk transaksi di gerbang tol.
- Mengikuti petunjuk dan arahan petugas di lapangan.
- Memantau kondisi lalu lintas melalui aplikasi atau media resmi Jasa Marga.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan perjalanan para pengguna jalan dapat berjalan lancar dan aman, terutama di masa arus balik yang masih membutuhkan pengawasan ekstra.






