Volume Arus Balik Masih Tinggi di Wilayah Jabar
Pada hari terakhir libur Idulfitri 1447 Hijriah, volume arus balik dari kawasan Puncak hingga Bandung menuju Jakarta dan sekitarnya masih mengalami peningkatan signifikan. Data yang dirilis oleh Jasamarga Metropolitan Tollroad menunjukkan bahwa sebanyak 186.207 kendaraan kembali ke Jabodetabek melalui empat gerbang tol utama, yaitu Halim, Cikunir 6, Cikupa, dan Ciawi 2.
Angka ini meningkat sebesar 23,29 persen dibandingkan lalu lintas normal yang hanya mencapai 151.031 kendaraan. Di wilayah Jawa Barat, arus kendaraan yang meninggalkan Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta juga terpantau meningkat. Tercatat sebanyak 70.279 kendaraan melintas, naik 12,40 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 62.527 kendaraan.
Sementara itu, arus kendaraan menuju Bandung dan sekitarnya justru mengalami penurunan. Sebanyak 73.343 kendaraan tercatat masuk ke wilayah tersebut, turun 3,80 persen dibandingkan volume normal 76.239 kendaraan.
Perbandingan Volume Lalu Lintas di Berbagai Gerbang Tol
Rinciannya, di Gerbang Tol Cileunyi tercatat ada 38.695 kendaraan menuju Jakarta dan sekitarnya, naik 26,43 persen dari kondisi normal 30.607 kendaraan. Kendaraan yang menuju Rancaeke, Garut, dan sekitarnya melalui gerbang tol tersebut tercatat sebanyak 39.282 kendaraan, naik tipis 1,82 persen.
Berbeda dengan Cileunyi, volume lalu lintas di Gerbang Tol Pasteur cenderung menurun. Kendaraan yang meninggalkan Bandung menuju Jakarta tercatat sebanyak 31.584 unit, turun 1,05 persen dari kondisi normal. Sementara arus masuk menuju Bandung melalui gerbang tol yang sama tercatat 34.061 kendaraan, turun 9,57 persen.
Persiapan untuk Kelancaran Arus Balik
Untuk mendukung kelancaran arus balik, Jasa Marga menyiapkan sejumlah titik rest area di berbagai ruas tol. Beberapa di antaranya berada di Tol Jakarta-Tangerang KM 14 arah Jakarta, Tol Jagorawi KM 38 dan KM 21, serta di ruas Padaleunyi dan Cipularang seperti KM 149, KM 125, KM 97, KM 88, dan KM 72.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad, Widiyatmiko Nursejati, mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan balik pada hari terakhir libur untuk mempersiapkan diri dengan baik. Ia menyarankan agar masyarakat memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan siap jalan, kondisi pengemudi yang prima, memperhatikan kecukupan BBM dan saldo e-toll untuk kenyamanan perjalanan.
Ia juga menekankan pentingnya keselamatan bersama. “Jangan terburu-buru, mari sama-sama prioritaskan keselamatan sesama pengguna jalan,” ujarnya.
Selain itu, pengguna jalan juga diingatkan untuk menggunakan satu kartu elektronik yang sama saat melakukan transaksi di ruas tol dengan sistem tertutup, seperti Cipularang, Padaleunyi, dan JORR II, guna menghindari kendala saat keluar gerbang tol.






