1.300 petugas amankan malam takbiran, harga sembako diawasi

1.300 petugas amankan malam takbiran, harga sembako diawasi

Persiapan Pengamanan Malam Takbiran Lebaran 2026 di Jakarta Barat

Aparat gabungan dari wilayah Jakarta Barat menggelar apel kesiapan pasukan dalam rangka menjaga keamanan malam takbiran lebaran Idulfitri 2026. Acara ini dilaksanakan di kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Barat pada hari Kamis (12/3/2026) sore. Apel tersebut dihadiri oleh berbagai instansi terkait yang bertanggung jawab atas pengamanan wilayah.

Pada kesempatan tersebut, Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Rezi Dharmawan memberikan arahan langsung kepada petugas gabungan. Ia menyampaikan bahwa sesuai dengan instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit, pihaknya akan memastikan rasa aman bagi masyarakat yang pulang kampung selama perayaan lebaran.

“Kemudian di tempat-tempat peribadatan ya pada saat pelaksanaan salat Idul Fitri, kemudian tempat-tempat wisata, tempat pusat perbelanjaan, dan di jalan. Intinya itu,” ujar Rezi setelah apel berakhir.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa pihaknya bersama Satgas Pangan akan melakukan pemantauan terhadap harga bahan pokok menjelang lebaran. Hal ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan mencegah tindakan tidak wajar oleh para pedagang.

“Nah itu terus kami monitor, terus kami kontrol ya, dan kami evaluasi terus,” tambahnya.

Penegakan Hukum Tetap Berjalan

Sebanyak 1.300 petugas gabungan diterjunkan untuk menjalankan operasi Ketupat Jaya 2026 di wilayah Jakarta Barat. Operasi ini akan fokus pada penindakan dan penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan jalanan.

“Artinya, tetap menjadi fokus perhatian kami kejahatan-kejahatan atau kriminal-kriminal yang bisa mengganggu kelancaran masyarakat dalam menjalankan aktivitas. Khususnya lagi aktivitas selama Idul Fitri, selama puasa, selama mudik ya, itu ya,” jelas Rezi.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang merayakan lebaran di kampung halaman dan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong untuk melapor ke pengurus RT dan RW maupun tetangganya. Tujuannya adalah agar masyarakat dapat menjalani liburan dengan tenang dan tidak khawatir akan risiko pencurian.

“Syukur-syukur dicek juga alat listrik ya, kita antisipasi banyak kejadian kebakaran, korsleting arus listrik. Cuaca juga sedang tidak baik ya, artinya semua dipastikan sebelum kita meninggalkan rumah,” ujar pria berseragam polisi tersebut.

Persiapan Keamanan Rumah dan Kendaraan

Rezi menekankan pentingnya persiapan keamanan rumah dan kendaraan sebelum melakukan perjalanan mudik. Ia menyarankan agar kendaraan yang ditinggal mudik dalam kondisi terkunci atau bisa disimpan di kerabat terdekat.

“Ya kami terima ya, di Polsek juga Polres, nanti silakan hubungi 110 ataupun menghubungi pos ataupun kantor Polsek terdekat dari wilayah masing-masing untuk titipkan kendaraan,” lanjutnya.

Ia juga meminta kepada masyarakat untuk segera melapor jika terjadi kejadian kejahatan. Petugas akan siap menerima laporan dan membantu masyarakat dalam mengatasi masalah tersebut.




Related posts