KAI Daop 1 Jakarta Catat 370 Ribu Penumpang Kembali ke Ibu Kota Hingga H+8

KAI Daop 1 Jakarta Catat 370 Ribu Penumpang Kembali ke Ibu Kota Hingga H+8

Tingkat Kedatangan Penumpang Masih Tinggi Selama Arus Balik Lebaran 2026

Selama periode arus balik Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mencatat jumlah penumpang yang tiba di Jakarta mencapai 370.559 orang. Data ini diperoleh hingga Minggu (29/3) pagi dan menunjukkan bahwa tren kedatangan penumpang masih tetap tinggi di berbagai stasiun besar ibu kota.

Menurut Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo, selama masa arus balik dari 23 hingga 29 Maret 2026, total kedatangan penumpang mencapai angka tersebut. Ia menyatakan bahwa rata-rata kedatangan harian terus berada di atas 50 ribu penumpang.

Beberapa hari tertentu mencatat volume kedatangan yang lebih tinggi. Pada 25 Maret, jumlah penumpang mencapai 53.406 orang, sedangkan pada 28 Maret sebanyak 53.368 penumpang. KAI memproyeksikan bahwa tren ini akan tetap tinggi dalam beberapa hari ke depan. Pada 30 Maret, jumlah kedatangan diperkirakan masih berada di atas 49 ribu penumpang, dan pada 31 Maret di atas 44 ribu penumpang.

Komitmen KAI dalam Memberikan Pelayanan Terbaik

KAI terus berkomitmen untuk memastikan kesiapan layanan di seluruh lini, mulai dari operasional perjalanan hingga pelayanan di stasiun. Franoto mengatakan bahwa pihaknya berupaya memberikan pelayanan terbaik selama masa arus balik, dengan memastikan perjalanan kereta api berjalan aman, lancar, serta memberikan kenyamanan bagi pelanggan hingga tiba di stasiun tujuan.

Untuk meningkatkan pelayanan, KAI juga menghadirkan berbagai dukungan di stasiun, seperti:

  • Penambahan petugas untuk membantu pengaturan arus penumpang.
  • Layanan informasi yang tersedia untuk menjawab pertanyaan para penumpang.
  • Pengaturan arus penumpang agar tetap tertib dan kondusif.

Imbauan kepada Pelanggan

KAI juga mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk selalu memperhatikan barang bawaan dan memastikan tidak ada barang yang tertinggal di dalam kereta maupun area stasiun. Hal ini dilakukan untuk mencegah kehilangan atau kesalahan pengambilan barang oleh penumpang lain.

Dengan tingginya volume kedatangan yang tetap dapat dikelola dengan baik, Franoto merasa optimis bahwa KAI dapat terus menghadirkan layanan transportasi publik yang andal, sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama masa Angkutan Lebaran.

Related posts