Kenaikan Pangkat 28 Perwira Tinggi TNI AD, Termasuk Ariyo Windutomo
Sebanyak 28 perwira tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat (AD) resmi naik pangkat setelah dilakukan mutasi terbaru. Kenaikan ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak, yang menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan hanya penghargaan, tetapi juga amanah yang harus dijaga dengan peningkatan profesionalisme dan kinerja.
Salah satu yang naik pangkat adalah Letjen TNI Ariyo Windutomo, yang kini menjabat sebagai Kepala Sekretariat Presiden RI. Posisi ini menjadikannya bagian dari lingkaran kepercayaan Presiden RI Prabowo Subianto. Ariyo Windutomo lulus dari Akademi Militer Indonesia (Akmil) pada tahun 1996 dan memiliki karier yang terbilang moncer sejak awal berkarier di lingkungan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.
Selain Ariyo Windutomo, beberapa perwira tinggi lainnya juga naik pangkat, antara lain:
- Mayjen TNI Ahmad Fikri Musmar, yang kini menjabat Pangdivif 1 Kostrad.
- Mayjen TNI Iwan Bambang Setiawan, yang menjadi Dan PMPP TNI.
- Mayjen TNI Teguh Pudji Rahardjo, yang menjabat Wadan Sesko TNI.
- Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, yang menjadi Kapuspen TNI.
- Brigjen TNI Hendri Sembiring, yang menjabat Dir D Bais TNI.
- Brigjen TNI Leonardo Sebastian, yang menjadi Dir A Bais TNI.
- Brigjen TNI Honi Havana, yang menjabat Karo Humas, Data, dan Informasi Kemenko Polhukam.
Dari jajaran internal TNI AD, beberapa perwira tinggi yang naik pangkat antara lain:
- Mayjen TNI IGBN Tedjasukma, yang menjabat Pa Sahli Tk. III Kasad Bidang Ketahanan Energi, SDA dan Lingkungan Hidup.
- Mayjen TNI Mochamad Masrukin, yang menjadi Danpuspenerbad.
- Mayjen TNI Ahmad Fikri Musmar, yang kini menjabat Pangdivif 1 Kostrad.
Kenaikan pangkat ini merupakan bagian dari pembinaan karier dan penghargaan atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian para perwira tinggi kepada bangsa dan negara melalui TNI AD. Acara tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan, mencerminkan komitmen TNI AD dalam menjaga profesionalisme serta kesinambungan kepemimpinan di lingkungan Angkatan Darat.
Pesan KSAD Maruli Simanjuntak
Dalam Laporan Korps Kenaikan Pangkat 28 Pati TNI AD, yang dilaksanakan di Markas Besar TNI AD, Jakarta, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menekankan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan, melainkan tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja, integritas, dan profesionalisme yang lebih baik.
“Kenaikan pangkat ini hendaknya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada TNI AD, bangsa, dan negara,” ujar Maruli Simanjuntak.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap perwira tinggi yang telah memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AD dan kemajuan satuan masing-masing.
Karier Moncer Ariyo Windutomo
Letjen TNI Ariyo Windutomo memulai karier militernya dengan dominasi penugasan di lingkungan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Sebelum promosi menjadi Jenderal Bintang 3, ia masih berpangkat Mayor Jenderal (Mayjen) TNI dan menjabat sebagai Kepala Satuan Pengawas Universitas Pertahanan (Unhan).
Posisi itu kini diisi oleh Mayjen TNI Agus Prangarso, yang sebelumnya menjabat Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat (Danseskoad). Penunjukan Ariyo sebagai Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) merupakan bagian dari mutasi dan rotasi besar di tubuh TNI.
Panglima TNI Agus Subiyanto menetapkan kebijakan tersebut dengan merombak 76 perwira tinggi (pati). Ariyo Windutomo membangun karier militernya dengan berbagai posisi strategis di Kementerian Pertahanan, mulai dari Kepala Bagian Kepegawaian Kemhan hingga Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan.
Di luar tugas struktural, Ariyo Windutomo juga dipercaya memegang peran strategis dalam kegiatan nasional. Ia pernah menjadi Ketua Panitia Parade Senja dan Gala Dinner pada peringatan HUT TNI ke-78 tahun 2023.






