Informasi Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Wilayah Maluku
BMKG Ambon telah mengeluarkan peringatan dini terkait adanya gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah di Maluku. Peringatan ini berlaku dari tanggal 22 hingga 26 Maret 2026. Informasi ini didasarkan pada kondisi sinoptik yang terkait dengan siklon tropis Narelle, yang saat ini terpantau berada di Pesisir Utara Australia bagian Utara.
Siklon Tropis Narelle diprediksi akan berada di sekitar Teluk Carpentaria dalam 24 jam ke depan. Kecepatan angin maksimum dari siklon tersebut mencapai 30 knots. Siklon ini merupakan sistem cuaca ekstrem berskala sinoptik yang mampu memengaruhi kondisi atmosfer dan oseanografi di sekitarnya.
Salah satu dampak dari keberadaan siklon ini adalah terbentuknya Low Level Jet di Laut Arafuru. Selain itu, daerah konvergensi dan konfluensi juga diprediksi terbentuk di Laut Banda, di Maluku bagian Selatan hingga Tenggara, serta di Laut Arafuru. Kondisi ini dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar siklon dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut.
Peningkatan kecepatan angin permukaan hingga mencapai lebih dari 25 knots terpantau di Laut Banda dan di Laut Arafuru. Hal ini berdampak pada peningkatan ketinggian gelombang laut di wilayah perairan tersebut. Berikut adalah wilayah yang berpeluang terjadi gelombang tinggi dengan ketinggian antara 2,5 hingga 4,0 meter:
- Laut Arafuru Bagian Tengah
Wilayah Berisiko Gelombang Sedang
Selain wilayah gelombang tinggi, beberapa wilayah juga berpeluang terjadi gelombang sedang dengan ketinggian antara 1,25 hingga 2,5 meter. Wilayah-wilayah tersebut antara lain:
- Perairan Utara Pulau Buru
- Perairan Selatan Pulau Buru
- Perairan Seram Bagian Barat
- Perairan Pulau Ambon dan Pulau Lease
- Perairan Seram Bagian Timur (Pulau Gorong)
- Perairan Kepulauan Banda Neira
- Perairan Kepulauan Kai
- Perairan Utara Kepulauan Aru
- Perairan Selatan Kepulauan Aru
- Perairan Barat Kepulauan Tanimbar
- Perairan Timur Kepulauan Tanimbar
- Perairan Kepulauan Babar
- Perairan Kepulauan Sermata – Kepulauan Leti
- Kepulauan Wetar
- Laut Banda
- Laut Arafuru bagian barat
Saran Keselamatan untuk Pelayaran
Ketinggian gelombang yang tinggi berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Berikut adalah rekomendasi keselamatan untuk berbagai jenis kapal:
- Perahu Nelayan: Jika kecepatan angin mencapai 15 knots dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
- Kapal Tongkang: Jika kecepatan angin mencapai 16 knots dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
- Kapal Ferry: Jika kecepatan angin mencapai 21 knots dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.
BMKG Ambon menyarankan kepada seluruh pelaku pelayaran untuk tetap waspada dan memperhatikan informasi cuaca terkini agar dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan. Dengan adanya peringatan dini ini, diharapkan dapat mengurangi risiko yang mungkin terjadi akibat kondisi cuaca ekstrem.






