Fakta Baru OTT KPK: Bupati Cilacap Dibawa ke Jakarta, Sekda Ikut Ditangkap

Fakta Baru OTT KPK: Bupati Cilacap Dibawa ke Jakarta, Sekda Ikut Ditangkap

Kasus OTT Bupati Cilacap yang Mengejutkan

Kasus dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, kembali memicu perhatian publik. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap pada Jumat (13/3/2026). Selain Bupati, KPK juga dikabarkan menangkap Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap, Sadmoko Danardono, serta sejumlah pejabat lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap.

Setelah operasi tersebut, para tersangka dibawa ke Mapolresta Banyumas untuk menjalani pemeriksaan. Rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 16.15 WIB. Setelah menjalani pemeriksaan selama hampir lima jam, penyidik KPK keluar dari Mapolresta dan menuju Stasiun Purwokerto. Mereka membawa beberapa koper dan tas yang tampak berisi dokumen penting.

Beberapa tumpukan berkas terlihat di dalam tas jinjing yang dibawa oleh para tersangka. Syamsul kemudian dibawa ke Jakarta menggunakan Kereta Api Purwojaya pada pukul 21.37 WIB dari Stasiun Purwokerto.

Komentar yang Tidak Diberikan

Sementara itu, Bupati dan Sekda Cilacap tidak memberikan komentar saat ditanya oleh awak media. Keduanya memilih untuk diam dan tidak mengungkapkan apa pun terkait kasus yang sedang mereka hadapi. Hal ini menunjukkan bahwa mereka masih dalam proses pemeriksaan dan belum siap untuk memberikan pernyataan resmi.

Ruang Sekda Disegel KPK

Sebelumnya, ruang kerja Sekda Cilacap yang berada di kompleks perkantoran Cilacap disegel oleh penyidik KPK. Segel dipasang pada pintu bagian belakang ruang kerja Sekda. Selain itu, ruangan Asisten Sekda Cilacap yang berada di satu kompleks juga disegel oleh KPK.

Pantauan wartawan pada Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 19.30 WIB menunjukkan bahwa tidak ada aktivitas di kompleks perkantoran Pemkab Cilacap. Di bagian pintu gerbang depan, terlihat beberapa anggota Satpol PP yang berjaga seperti biasanya. Namun, pintu belakang Kantor Bupati Cilacap tertutup rapat.

Proses Penyelidikan Terus Berlangsung

Dengan penangkapan dan segel yang dilakukan KPK, proses penyelidikan terhadap dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Cilacap dan pejabat lainnya semakin memanas. Masyarakat menantikan hasil akhir dari kasus ini, yang diharapkan bisa memberikan keadilan dan transparansi dalam pemerintahan daerah.

Selain itu, pengawasan terhadap aktivitas di lingkungan pemerintahan kabupaten akan semakin ketat. KPK telah menunjukkan komitmennya untuk menindak tegas pelaku korupsi, termasuk pejabat tinggi di daerah.


Related posts