BERITA TERKINI: Bupati Cilacap Diperiksa 5 Jam, Langsung Dibawa ke Jakarta

BERITA TERKINI: Bupati Cilacap Diperiksa 5 Jam, Langsung Dibawa ke Jakarta

Bupati Cilacap Keluar dari Gedung Pemeriksaan Setelah Lima Jam Diperiksa

Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rachman, akhirnya keluar dari Gedung Satreskrim Polresta Banyumas setelah menjalani pemeriksaan selama sekitar lima jam. Peristiwa ini terjadi pada Jumat (13/3/2026) malam. Ia kemudian langsung diberangkatkan menuju Jakarta melalui Stasiun Purwokerto menggunakan Kereta Api (KA) Purwojaya relasi Purwokerto – Gambir pada pukul 21.37 WIB.

Pemeriksaan terhadap Bupati Cilacap dimulai sejak pukul 16.15 WIB, sehingga total waktu pemeriksaan berlangsung sekitar lima jam. Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa Syamsul keluar dari Gedung Satreskrim Polresta Banyumas sekitar pukul 21.12 WIB. Saat keluar, ia tampak mengenakan kemeja putih lengan panjang dan masker.

Tanpa memberikan keterangan apapun kepada awak media, ia langsung berjalan menuju kendaraan yang telah disiapkan. Bupati Cilacap tersebut kemudian dibawa menggunakan mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi F 1203 FBK. Selain bupati, ada juga Sekda Cilacap, Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap Satmoko Danardono dan sejumlah pejabat dari beberapa dinas yang ikut ke Jakarta.

Di lokasi yang sama, sejumlah petugas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga terlihat membawa beberapa berkas dan koper dari dalam gedung Satreskrim. Selain itu, terdapat sekitar tujuh mobil yang disiapkan untuk membawa sejumlah orang yang sebelumnya menjalani pemeriksaan.

Rombongan tersebut kemudian bergerak menuju Stasiun Purwokerto untuk diberangkatkan ke Jakarta menggunakan KA Purwojaya relasi Purwokerto – Gambir. Sebelumnya diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Jumat (13/3/2026).

Dalam operasi tersebut, Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman terjaring bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap. Usai kegiatan tersebut, rombongan yang diamankan dibawa menggunakan sebuah bus menuju Mapolresta Banyumas untuk menjalani pemeriksaan awal. Selain Syamsul, tim KPK juga disebut membawa sejumlah pejabat dari lingkungan Pemkab Cilacap. Selain itu, beberapa kepala dinas dari Pemerintah Kabupaten Cilacap juga ikut ke Jakarta.

Proses Pemeriksaan dan Rencana Perjalanan

Setelah proses pemeriksaan selesai, rombongan yang terlibat dalam OTT KPK langsung dipindahkan ke stasiun untuk melanjutkan perjalanan ke Jakarta. Rombongan ini termasuk Bupati Cilacap, Sekda, dan para pejabat lainnya. Mereka akan menggunakan kereta api sebagai transportasi utama menuju ibu kota.

Proses pengangkutan dilakukan secara teratur dengan beberapa kendaraan yang disiapkan untuk memastikan semua orang dapat sampai ke stasiun tepat waktu. Di antara kendaraan yang digunakan adalah mobil Daihatsu Xenia yang digunakan oleh Bupati Cilacap. Selain itu, ada juga beberapa mobil lain yang digunakan untuk mengangkut pejabat dan petugas KPK.

Informasi Terkait Operasi KPK

Operasi KPK di Kabupaten Cilacap dilakukan pada hari yang sama, yaitu Jumat (13/3/2026). Dalam operasi tersebut, tidak hanya Bupati Cilacap yang terjaring, tetapi juga sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap. Tim KPK diduga menemukan bukti-bukti dugaan korupsi atau pelanggaran hukum yang terjadi di daerah tersebut.

Setelah ditangkap, rombongan tersebut dibawa ke Mapolresta Banyumas untuk menjalani pemeriksaan awal. Proses pemeriksaan ini merupakan bagian dari langkah-langkah hukum yang dilakukan KPK dalam rangka investigasi lebih lanjut. Selain itu, beberapa kepala dinas dari Pemerintah Kabupaten Cilacap juga turut serta dalam perjalanan ke Jakarta.

Kesimpulan

Peristiwa ini menunjukkan bahwa operasi KPK di Kabupaten Cilacap memiliki dampak signifikan terhadap para pejabat setempat. Proses pemeriksaan dan penangkapan yang dilakukan KPK mencerminkan komitmen institusi tersebut dalam memerangi korupsi di berbagai tingkatan pemerintahan.

Related posts