Persija Jakarta Menghadapi Tantangan Berat di Pekan Ke-25 BRI Super League 2025/26
Persija Jakarta kini tengah menghadapi tantangan berat menjelang pekan ke-25 BRI Super League 2025/26. Tim asal Ibu Kota ini harus memutar otak untuk mencari solusi menghadapi sejumlah kendala yang muncul, termasuk akumulasi kartu kuning dan badai cedera yang menghancurkan komposisi pemain utama.
Salah satu pemain penting yang terkena dampak cedera adalah Mauro Zijlstra. Striker asal Belanda tersebut kembali mengalami gangguan fisik setelah sebelumnya sempat menyumbangkan gol untuk Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026. Kali ini, Mauro mengalami masalah pada area pangkal paha, yang ternyata bukanlah cedera pertamanya.
Sebelumnya, Mauro sudah beberapa kali absen karena keluhan serupa saat Persija melawan Borneo FC dan Dewa United. Kini, kondisinya kembali memburuk dan memaksa tim medis melakukan pemeriksaan lanjutan. Hasil MRI menunjukkan bahwa Mauro mengalami re-injury, yaitu robekan pada otot di area yang sama.
“MRI menunjukkan bahwa Mauro mengalami re-injury (robekan pada otot). Durasi pemulihan tergantung dari perkembangan fungsi otot selama program pemulihan dilakukan,” jelas dr. Andeansah, dokter tim Persija.
Tim medis akan memantau perkembangan Mauro secara ketat agar ia dapat kembali ke tim secepat dan seaman mungkin. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian kapan Mauro akan kembali memperkuat Persija. Semua bergantung pada progres pemulihan yang akan dijalani dalam beberapa waktu ke depan.
Di tengah kabar kurang menyenangkan itu, ada sedikit angin segar dari kondisi Alaaeddine Ajaraie. Pemain impor asal Maroko tersebut mulai menunjukkan perkembangan positif dan tengah menjalani tahap lanjutan untuk kembali ke latihan penuh. Meski begitu, pelatih tidak ingin terburu-buru. Beban latihan Ajaraie ditingkatkan secara bertahap demi menghindari risiko cedera ulang. Peluangnya tampil dalam waktu dekat masih akan ditentukan melalui pemantauan harian.
Kabar positif lainnya datang dari Hanif Sjahbandi. Setelah menjalani operasi lutut, proses pemulihannya berjalan stabil dan menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Dengan kondisi pemain yang belum sepenuhnya pulih, Macan Kemayoran dihadapkan pada tantangan besar.
Situasi ini menjadi ujian sesungguhnya bagi Persija Jakarta, apakah mampu bertahan atau justru terpeleset di momen krusial. Dengan banyak pemain yang absen, pelatih dan manajemen harus mempersiapkan strategi yang tepat agar bisa tetap kompetitif di sisa musim ini.






