Panitia Sunda Land Run yang Tipu Pelari di Bogor Akhirnya Terbongkar

Panitia Sunda Land Run yang Tipu Pelari di Bogor Akhirnya Terbongkar

Penipuan Sunda Land Run Terungkap, Pelaku Dugaan Ternyata dari Depok

Sebuah kegiatan lari yang diberi nama Sunda Land Run di Kota Bogor akhirnya terbongkar sebagai penipuan. Acara yang seharusnya digelar pada hari Minggu (5/4/2026) tidak bisa dilaksanakan karena panitia menghilang dan tidak dapat dihubungi. Para peserta atau pelari yang terlibat dalam acara ini diduga menjadi korban penipuan.

Dalam laporan sebelumnya, diketahui bahwa Sunda Land Run mencatut nama Pusdikzi yang berada di Jalan Jenderal Sudirman sebagai tempat pengambilan race pack. Namun, pihak Pusdikzi membantah terlibat dalam kegiatan tersebut dan menegaskan bahwa mereka juga menjadi korban penipuan.

Identitas Pelaku Terungkap

Setelah ditelusuri, sosok pelaku penipuan ini diketahui berasal dari wilayah Depok. Menurut informasi yang diperoleh, pelaku bernama Dafa. Ia memiliki nomor telepon dan telah diketahui lokasi rumahnya di Mekarjaya, Depok. Namun, saat dilakukan penelusuran lebih lanjut, Dafa tidak ada di rumahnya.

Pasi Intel Pusdikzi Kapten Czi Hendro menyampaikan bahwa Dafa sudah tidak tinggal lagi di rumahnya. “Tapi dari informasi yang ditelusuri dari rekan-rekan yang di sana, sekeluarga sudah nggak ada di tempat itu. Emang sudah niat, ya berarti kan sudah niat, niat jahat,” ujarnya.

Ia menyarankan kepada para pelari yang merasa menjadi korban untuk segera membuat laporan ke polisi agar kasus ini segera ditangani. “Kalau memang korban-korban yang sudah keluar uang ini kalau mau menempuh jalur hukum, ya harusnya langsung datang dicroscek. Kami kan punya informasi memang rumahnya di sana, croscek ke sana benar nggak anak ini namanya di sini. Kalau benar-benar ada di sana, sudah pasti ada di sana, tinggal selanjutnya laporan ke kepolisian,” tambahnya.

Kedatangan Belasan Pelari ke Pusdikzi

Sebelumnya, belasan pelari atau runners dari berbagai komunitas tiba-tiba mendatangi kantor Pusdikzi Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, pada Jumat (3/4/2026) pagi. Mereka semua diduga menjadi korban penipuan event lari ‘Sunda Land Run’.

Sunda Land Run sendiri mencatut nama Pusdikzi sebagai tempat start lari serta pengambilan race pack atau perlengkapan lari. Pengambilan race pack sendiri dijadwalkan mulai kemarin 2-3 April 2026 dan event larinya diselenggarakan pada hari Minggu (5/4/2026) nanti.

Langkah yang Harus Diambil Korban

Para pelari yang terlibat dalam kegiatan ini diminta untuk segera melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib. Dengan adanya informasi tentang lokasi rumah Dafa, para korban dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan melaporkan ke polisi jika diperlukan.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap kegiatan-kegiatan yang mencatut nama instansi atau organisasi resmi tanpa izin. Hal ini penting untuk mencegah terulangnya kasus penipuan serupa di masa depan.

Kesimpulan

Kasus penipuan Sunda Land Run menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mengikuti acara-acara olahraga atau kegiatan lain yang diiklankan secara online. Dengan adanya langkah-langkah pencegahan dan kesadaran diri, masyarakat dapat menghindari terjebak dalam penipuan yang merugikan secara finansial maupun emosional.


Related posts