Pengalaman Mudik Penyandang Disabilitas di Stasiun Pasar Senen
Jujur (45), seorang penyandang disabilitas, berhasil tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, dari Semarang, Jawa Tengah, dalam perjalanan mudiknya pada momen Hari Raya Idulfitri. Ia berangkat dari Semarang pukul 03.05 dan tiba di stasiun tujuan sekitar pukul 9.30.
Kebutuhan Konfirmasi Sebelum Berangkat
Jujur mengungkapkan bahwa ia merasa layanan kereta api kini semakin nyaman dan ramah bagi penumpang dengan kebutuhan khusus seperti dirinya. Namun, ia menekankan pentingnya konfirmasi terlebih dahulu untuk memastikan fasilitas yang tersedia di tempat tujuan.
“Kita perlu konfirmasi dulu, karena kita penumpang khusus. Jadi kita harus tahu di mana kita akan turun agar nanti di tujuan ada fasilitas seperti ramp dan petugas yang bisa membantu,” jelasnya saat berbincang di area peron Stasiun Pasar Senen, Minggu (29/3/2026).
Menurut Jujur, fasilitas untuk penumpang disabilitas telah mengalami peningkatan yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
“Sekarang sudah cukup ramah,” katanya.
Akses Masuk Ke Gerbong Masih Memiliki Keterbatasan
Meski demikian, Jujur menyampaikan bahwa akses masuk ke dalam gerbong kereta masih belum sepenuhnya merata untuk pengguna kursi roda.
“Untuk ke gerbong, sebagian ada yang bisa masuk, sebagian hanya sampai pintu saja. Jadi tempat duduknya sudah diprioritaskan di dekat pintu masuk, kita disediakan tempat duduk, jadi tidak ke dalam-dalam,” jelasnya.
Tidak Ada Puncak Arus Balik
Sementara itu, Franoto Wibowo, Humas KAI Daop 1 Jakarta, menyebutkan bahwa tidak ada puncak arus balik di momen Lebaran tahun ini. Jumlah pemudik kereta yang tiba di Jakarta dan sekitarnya stabil.
“Sudah disampaikan tanggal 24, 25, 26, kemudian 28 dan 29 Maret hari ini merata ya, di angka 53.000 lebih. Jadi saya klasifikasikan tidak ada puncak, semuanya merata,” ujar Franoto saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Minggu (29/3/2026).
Berdasarkan data KAI Daop 1 Jakarta pada periode 23 Maret hingga 1 April 2026, volume kedatangan penumpang memang konsisten berada di kisaran 52 ribu hingga 53 ribu penumpang per hari, khususnya pada tanggal 24 hingga 29 Maret.
Pada 23 Maret, jumlah kedatangan tercatat sebanyak 51.532 penumpang. Angka tersebut meningkat pada 24 Maret menjadi 53.288 penumpang, lalu 53.406 penumpang pada 25 Maret, dan 53.132 penumpang pada 26 Maret.
Sementara pada 27 Maret tercatat 52.937 penumpang, dan kembali naik menjadi 53.368 penumpang pada 28 Maret.
“Adapun pada 29 Maret data dinamis, jumlah kedatangan mencapai 52.896 penumpang dan kemungkinan akan bertambah,” kata Franoto.
Fasilitas yang Disediakan untuk Penumpang Disabilitas
Penyandang disabilitas seperti Jujur memerlukan fasilitas khusus untuk memastikan perjalanan mereka tetap aman dan nyaman. Meskipun ada peningkatan, masih ada ruang untuk pengembangan lebih lanjut, terutama dalam hal aksesibilitas ke gerbong kereta.
Peran Petugas dalam Mendukung Penumpang Disabilitas
Petugas di stasiun juga memiliki peran penting dalam membantu penumpang disabilitas. Mereka memberikan bantuan fisik, seperti mengangkat kursi roda atau memandu jalur yang lebih mudah diakses.
Kesimpulan
Perjalanan mudik oleh penyandang disabilitas di momen Lebaran menunjukkan adanya perbaikan dalam layanan transportasi. Meski masih ada keterbatasan, langkah-langkah yang dilakukan oleh KAI Daop 1 Jakarta menunjukkan komitmen untuk memastikan semua penumpang mendapatkan pengalaman yang baik.






