Manchester City berhasil memenangkan Carabao Cup atau Piala Liga Inggris setelah mengalahkan Arsenal dengan skor 2-0 dalam laga final yang digelar di Wembley Stadium pada hari Minggu, 22 Maret 2026. Dua gol yang dicetak oleh Nico O’Reilly menjadi penentu kemenangan tim asuhan Pep Guardiola sekaligus menggagalkan ambisi Arsenal meraih empat gelar dalam satu musim.
Gol pertama tercipta dari kesalahan penjaga gawang Arsenal, Kepa Arrizabalaga, yang dipilih menggantikan David Raya. Ia gagal mengantisipasi umpan silang Rayan Cherki dari sisi kanan, sehingga bola lolos dari tangannya dan disambar O’Reilly di tiang jauh. Gol tersebut menjadi awal dari keunggulan City.
O’Reilly kemudian mencatatkan namanya lagi di papan skor lewat sundulan kedua, kali ini memanfaatkan umpan Matheus Nunes. Gol tersebut memastikan City menggandakan keunggulan dan memicu perayaan para pemain. Dengan dua golnya, O’Reilly menjadi bintang utama dalam laga final ini.
Arsenal, yang tampil di final piala untuk pertama kalinya sejak menjuarai Piala FA 2020, berusaha bangkit. Dua peluang mereka membentur mistar melalui Riccardo Calafiori dan Gabriel Jesus. Namun, pengalaman Manchester City membuat mereka mampu menjaga keunggulan hingga laga usai.
Sejak awal pertandingan, Arsenal sempat tampil menjanjikan. Mereka memaksa kiper City, James Trafford, melakukan tiga penyelamatan beruntun, termasuk menggagalkan peluang Kai Havertz serta dua percobaan lanjutan dari Bukayo Saka. Namun setelah babak pertama yang relatif seimbang, City mengambil alih kendali permainan di paruh kedua. Tekanan intens yang mereka bangun berujung pada dua gol cepat O’Reilly yang menjadi penentu hasil akhir.
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Arsenal dalam perburuan gelar musim ini. Meski masih memimpin klasemen Liga Inggris dengan keunggulan sembilan poin, City memiliki satu laga lebih sedikit dan akan menjamu Arsenal di Stadion Etihad pada 19 April mendatang.
O’Reilly, yang terpilih sebagai pemain terbaik, mengaku kemenangan ini terasa istimewa. “Perasaan luar biasa bisa memenangi final dan mengalahkan tim seperti ini. Kami tahu kualitas mereka,” ujar dia.
Ia menambahkan kemenangan ini bisa menjadi momentum bagi tim memperbaiki performa di Liga Inggris. “Ini memberi kami dorongan besar. Saya sangat senang dengan hasil hari ini. Melihat para penggemar bersorak saat saya mencetak gol adalah perasaan yang luar biasa,” kata Nico.






