img
asatunews
SEKILAS JAKARTA
  • Presiden AS Barack Obama memesan Nasi Goreng di restoran Bali langsung dari Amerika
  • Menurut United Stated Trade Representatives, 25% obat yang beredar di Indonesia adalah palsu.
  • Menurut peneliti di Detroit, orang yang selalu tersenyum lebar cenderung hidup lebih lama.
  • WHO merilis, 30 persen anak-anak di dunia kecanduan menonton televisi dan bermain komputer.
  • Anak yang mengalami gangguan tidur, cenderung memakai obat2an dan alkohol berlebih saat dewasa.
Senin, 25 Agustus 2014 - 12:37:32 WIB

BNN temukan Narkoba di Harddisk

Penulis : rizal
Kategori: Polkum - Dibaca: 1162 kali

Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap penyelundupan narkotika jenis ekstasi sebanyak 515 butir di dalam sebuah harddisk eksternal.

Hasilnya, BNN menangkap dua tersangka yakni Fitri Meilina alias Cye (26) dan Angelo (27) yang merupakan pemilik barang haram tersebut.

"Keduanya adalah mahasiswa yang bekerja di sebuah klub malam di Jakarta," ujar Kabag Humas BNN, Kombes Sumirat Dwiyanto, Senin (25/8/2014).

Pengungkapan kasus ini berawal dari kecurigaan petugas Bea Cukai Kantor Pos Pasar Baru terhadap paket kiriman asal Belanda dengan identitas pengirim Drive Savers Data Recovery Inc. Postbus 252 1704 PB Heergugowaard The Netherlands.

Paket kiriman berisi ekstasi sebanyak 515 butir itu disembunyikan di dalam satu buah harddisk eksternal yang dibungkus dengan alumunium foil.

Paket tersebut ditujukan kepada Heni Indriani yang beralamat di Apartemen Mediterania Garden Residences I, Tower Azalea, lantai 23 Tanjung Duren, Jakarta Barat.

"Angelo diamankan saat mengambil paket kiriman di Kantor Pos Jakarta Barat. Sedangkan Cye yang tinggal bersama Angelo di Apartemen Mediterania juga ikut terseret," tukas Sumirat.

Keduanya ditahan di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur dijerat Pasal 114, 113 dan 112 Jo Pasal 132 UU No.35 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman seumur hidup atau hukuman mati.
BERITA TERKAIT