img
asatunews
SEKILAS JAKARTA
  • Presiden AS Barack Obama memesan Nasi Goreng di restoran Bali langsung dari Amerika
  • Menurut United Stated Trade Representatives, 25% obat yang beredar di Indonesia adalah palsu.
  • Menurut peneliti di Detroit, orang yang selalu tersenyum lebar cenderung hidup lebih lama.
  • WHO merilis, 30 persen anak-anak di dunia kecanduan menonton televisi dan bermain komputer.
  • Anak yang mengalami gangguan tidur, cenderung memakai obat2an dan alkohol berlebih saat dewasa.
Senin, 07 Maret 2016 - 11:40:32 WIB

Afgan sebarkan romantisme tahun 90an, di Java Jazz Festival 2016

Penulis : rizal
Kategori: Music - Dibaca: 489 kali

Terhitung sudah dua kali musisi solois pria Tanah Air, Afgansyah Reza, meramaikan perhelatan Java Jazz Festival (JJF) yang dihelat di JIEXpo Kemayoran, Jakarta. Tahun ini, tampaknya pihak Java Production masih belum bosan dengan sang penyanyi berusia 26 tahun.

Namun Afgan mengaku ingin menyajikan sesuatu yang berbeda di JJF 2016 pasa hari ini (6/3), dengan menyanyikan ulang lagu-lagu yang sempat beken di tahun 1990-an. Ratusan pengunjung JJF 2016 sudah menunggu Afgan di BNI Hall sejak pukul setengah sembilan malam.


"Tahun ini pengen ambil konsep beda, biar orang enggak bosan tiap Afgan konser nyanyinya Sadis (salah satu judul lagunya)," tutur Afgan kala membuka penampilannya, Minggu, 6 Maret 2016.

Afgan mengakui dia sangat menyukai lagu-lagu yang muncul pada era 90-an. Menurut Afgan, lagu yang lahir pada era tersebut punya warna musik terbaik. 

"Musik 90-an itu lebih melodious," kata Afgan. Lagu zaman dulu, menurut dia, bisa lebih romantis dan membangun suasana hati. Sama sekali tidak membuat orang mudah terbawa perasaan alias baper.

Afgan membuka penampilannya dengan lagu bertajuk Breathe Again karangan Toni Braxton. Para penggemarnya yang terbilang masih muda terlihat bingung dan tak ikut bernyanyi dengan Afgan. 

"Gue nggak tau ini lagu apa, lagu apa sih?" ujar salah seorang penggemarnya.


"Yang ke konser saya enggak punya masalah, tapi pulang dari konser jadi kayak bawa masalah, baper semua gara-gara lagunya," ujar Afgan, yang sontak mengundang tawa.

Meski Afgan membawakan lagu-lagu 90-an, hal itu tak membuat fan di area Java Jazz kabur. Semua masih senang-senang saja melihat aksi Afgan bernyanyi sambil sesekali menari mengikuti irama yang tak mungkin didiamkan. 

Setiap akan menyanyikan lagu, Afgan menceritakan soal lagu yang akan dibawakannya. Afgan menanyakan berapa usia penonton, yang kebanyakan remaja, saat lagu-lagu favoritnya pada era 90-an itu muncul. Maka mengalirlah lagu-lagu seperti Breathe Again-Toni Braxton, Waterfalls-TLC, One Sweet Day-Mariah Carey, Do You Ever Think About Me-Brian McKnight medley, serta beberapa lagu boyband, seperti Boyzone, Boys II Men, dan Backstreet Boys, yang Afgan nyanyikan bersama Angga Maliq and D'Essentials dan Kunto Aji. Afgan pun menyanyikan dua lagu miliknya untuk menyelingi lagu-lagu 90-an itu. Tak banyak, tapi cukup membuat fan remaja girang bersorak.

Penampilan Afgan malam itu menjadi salah satu yang paling ditunggu-tunggu, terbukti dengan ratusan pengunjung JJF 2016 yang membuat BNI Hall hampir tak ada ruang sisa.

Tak lupa Afgan membawakan lagu wajib dari tahun 1990-an, yakni One Sweet Day yang dipopulerkan oleh Mariah Carey.

Lagu ini menjadi ajang bagi para penggemarnya untuk turut nyanyi bersama sang idola.


BERITA TERKAIT