img
asatunews
SEKILAS JAKARTA
  • Presiden AS Barack Obama memesan Nasi Goreng di restoran Bali langsung dari Amerika
  • Menurut United Stated Trade Representatives, 25% obat yang beredar di Indonesia adalah palsu.
  • Menurut peneliti di Detroit, orang yang selalu tersenyum lebar cenderung hidup lebih lama.
  • WHO merilis, 30 persen anak-anak di dunia kecanduan menonton televisi dan bermain komputer.
  • Anak yang mengalami gangguan tidur, cenderung memakai obat2an dan alkohol berlebih saat dewasa.
Minggu, 06 Maret 2016 - 23:23:23 WIB

Chris Botty dan Sting penutup sempurna hari ke dua Java Jazz festival 2016,

Penulis : rizal
Kategori: Music - Dibaca: 512 kali

Pagelaran jazz terbesar se-Asia Tenggara, Java Jazz masih memiliki musisi 'gacoannya'. Ya mereka adalah Chris Botti dan Sting yang ambil bagian pada BNI Hall untuk special show.

Chris dan Sting menjadi penampil lanjutan setelah sebelumnya David Foster feat Java Jazz Friends membuat geger seantero hall. Chris membuka penampilannya dengan tiupan terumpet yang begitu merdu mengalun memanjakan telinga. 

Sebelum menggandeng Sting, Chris lebih dulu berbagi panggung dengan pemain biola cantik, Caroline Campbell. Dengan piawainya Caroline menggesekkan dawai violin dengan sentuhan sedikit kasar namun memukau.

Nada-nada yang terbang dari terumpet emas Chris dipadu dengan aksi energik violinist cantik dengan balutan dress hitam menjuntai membuat ribuan jazzer terkagum. Chris dan Carolie, tak henti menunjukkan aksi solo dengan alat instrumen keduanya dengan iringan band pengiring.

Lagu-lagu instrumental seperti When I Fall in Love, Emmanuel, The Look of Love menjadi suguhan lagu yang membuat perhelatan jazz terbesar se-Asia Tenggara ini bak berkancah Internasional. Pasalnya alunan jazz  begitu kental nan mewah ditambah tata lampu megah menyorot.

"Senang kembali lagi disini. Selamat datang di Java Jazz," ujar Chris sebelum Sting menaiki panggung, JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (6/3/2016) dini hari.

Meski sudah larut malam dan hari telah berganti, tak menyurutkan semangat dan antusias ribuan pengunjung Java Jazz Festival 2016 hari kedua. Apalagi, kini Sting ikut bergabung bersama Chris dan Caroline.

Keberadaan Sting di tengah panggung dengan gitar pamungkasnya tentu langsung membuat BNI Hall bergairah. Ribuan penonton yang memadati hall ini bersorak sorai tak henti dengan suara melengking dari Sting.

Sting mengenakan jas bergaris perpaduan warna hitam, hijau, biru merah, dengan dalaman kaos biru. Tak ambil waktu lama, Sting langsung menyuguhkan If I Ever Lose My Faith in You menjadi suguhan pembuka.

Usianya yang sudah menginjak 64 tahun bukan halangan bagi mantan vokalis The Police ini menghibur fans setianya. Kali pertama datang ke Indonesia, Sting kerap kali membuat penonton tercengang dengan lengkingan merdu tarik suara dan gesekan gitarnya.

Lanjut, lagu andalan Sting, Everylittle Thing She does is Magic, Seven Days, Fields of Gold, Bourbon Street menjadi suguhan apik. Meski tak sepenuhnya bermusik jazz, Sting memasukkan nuansa pop, rock, new wave, musik klasik pada setiap lantunannya.

Menjadi sajian penutup bersama Chris Botti, Sting menggaet lagu In the Wee Small Hours kepunyaan Frank Sinatria. Lagi-lagi, tiupan terumpet Chris dan gesekan biola Caroline membuat ribuan penonton terpana. 

BERITA TERKAIT