img
asatunews
SEKILAS JAKARTA
  • Presiden AS Barack Obama memesan Nasi Goreng di restoran Bali langsung dari Amerika
  • Menurut United Stated Trade Representatives, 25% obat yang beredar di Indonesia adalah palsu.
  • Menurut peneliti di Detroit, orang yang selalu tersenyum lebar cenderung hidup lebih lama.
  • WHO merilis, 30 persen anak-anak di dunia kecanduan menonton televisi dan bermain komputer.
  • Anak yang mengalami gangguan tidur, cenderung memakai obat2an dan alkohol berlebih saat dewasa.
Kamis, 14 Januari 2016 - 13:41:51 WIB

Freeport Banderol Harga Saham Rp23,69 Triliun ke Indonesia

Penulis : Rini Puspasari
Kategori: Ekonomi Bisnis - Dibaca: 530 kali

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengaku telah menerima surat dari PT Freeport Indonesia terkait proses divestasi saham.

"Jadi Freeport telah mengirim surat kepada Menteri ESDM dan kami telah terima hari kemarin," papar Direktur Jenderal (Dirjen) Minerba Bambang Gatot di Balai Kartini, Kamis (14/1/2016).

Bambang menyebutkan, sesuai dengan PP Nomor 77 Tahun 2014 Freeport menawarkan 10,64 persen saham yang setara dengan USD1,7 miliar atau Rp23,69 Triliun (Kurs Rp13.935 per USD).

"Di dalam penawaran tersebut juga disampaikan besarannya yang 100 persen adalah USD16,2 miliar, kemudian yang 10,64 persen menjadi USD1,7 miliar," tambahnya.

Dapat diketahui, untuk divestasi Freeport dilakukan bertahap, Pemerintah telah memiliki 9,36 persen, saat ini Freeport wajib melepas 10,64 persen saham dan di 2019 sebesar 10 persen saham.

Berdasarkan PP No 77 Tahun 2014 Freeport memiliki kesempatan 90 hari menawarkan sahamnya, terhitung sejak 14 Oktober 2015 hingga paling lambat pada 14 Januari.


BERITA TERKAIT