img
asatunews
SEKILAS JAKARTA
  • Presiden AS Barack Obama memesan Nasi Goreng di restoran Bali langsung dari Amerika
  • Menurut United Stated Trade Representatives, 25% obat yang beredar di Indonesia adalah palsu.
  • Menurut peneliti di Detroit, orang yang selalu tersenyum lebar cenderung hidup lebih lama.
  • WHO merilis, 30 persen anak-anak di dunia kecanduan menonton televisi dan bermain komputer.
  • Anak yang mengalami gangguan tidur, cenderung memakai obat2an dan alkohol berlebih saat dewasa.
Rabu, 13 Januari 2016 - 14:19:38 WIB

Jabar akan bangun masjid Monumental yang Dirancang Ridwan Kamil

Penulis : rizal
Kategori: Polkum - Dibaca: 598 kali

Pemprov Jawa Barat akan membangun masjid monumental yang akan jadi masjid terbesar di Jawa Barat. Rencananya, masjid itu akan dibangun di kawasan Gedebage, Kota Bandung.

Masjid itu akan berada di atas danau seluas 10 hektare. Tapi tidak menutup kemungkinan luas danau akan mencapai 20 hektare.

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, dilibatkan dalam pembangunan masjid itu. Ia bertugas membuat desain dan memastikan proses pembangunan berjalan lancar.

Rencananya, masjid itu akan memiliki luas 1 hektare atau 100x100 meter persegi yang akan menampung sekira 7 ribu orang. Masjid akan dibangun dua atau tiga tingkat.

"Desain masjidnya sangat modern. Nanti ada empat tower yang muncul dari dalam air. Temanya sendiri tentang matematika dan permata, kira-kira begitu," kata Emil, sapaan akrabnya, usai rapat di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (13/1/2016).

Masjid itu nantinya tidak akan memiliki kubah. Alasannya, ia ingin membuat masjid lebih futuristik dan menyimbolkan kejayaan Islam. "Islam itu kan dikenal dengan kehebatan matematikanya. Jadi teorinya matematika yang dikonversi jadi tiga dimensi," jelasnya.

Khusus untuk bagian interior masjid, nantinya akan ada nuansa budaya. Sehingga kesan atau identitas budaya Jawa Barat akan tetap hadir di antara megahnya bangunan tersebut.

Saat ini, detail engineering detail (DED) masjid tersebut masih disusun. Sehingga ia belum bisa memberi gambaran lebih rinci soal masjid yang akan dibangun.

Sekda Jawa Barat, Iwa Karniwa, bersyukur karena sudah ada kesepakatan untuk pembangunan masjid dan danau tersebut. Semua pihak setuju dan menjalankan peran masing-masing.

Pemprov Jawa Barat bertugas membebaskan lahan dan membangun masjid. Sedangkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bertugas membangun danau. Sementara Ridwan Kamil hanya mendesain dan memastikan pembangunan berjalan lancar.

"Nanti rapat akan dilanjutkan lagi untuk membahas hal yang lebih teknis," ucap Iwa.

Hingga kini, sudah ada 5 hektare lahan yang sebagian di antaranya sudah dibebaskan. Tahun lalu, sekira Rp120 miliar sudah digelontorkan untuk pembebasan lahan. Sisanya sebanyak Rp75 miliar akan dipakai untuk membayar sisanya pada tahun ini.

Sementara ke depan, pembebasan lahan akan dilakukan lagi secara bertahap hingga mencapai 10 hektare atau 20 hektare. "Untuk konstruksi (masjid), struktur ya, itu sudah kita alokasikan Rp90 miliar. Selesainya Desember 2016," jelasnya.

Setelah konstruksi struktur selesai, pembangunan baru akan dilakukan pada 2017. Anggarannya pun dikucurkan secara bertahap.


BERITA TERKAIT