img
asatunews
SEKILAS JAKARTA
  • Presiden AS Barack Obama memesan Nasi Goreng di restoran Bali langsung dari Amerika
  • Menurut United Stated Trade Representatives, 25% obat yang beredar di Indonesia adalah palsu.
  • Menurut peneliti di Detroit, orang yang selalu tersenyum lebar cenderung hidup lebih lama.
  • WHO merilis, 30 persen anak-anak di dunia kecanduan menonton televisi dan bermain komputer.
  • Anak yang mengalami gangguan tidur, cenderung memakai obat2an dan alkohol berlebih saat dewasa.
Selasa, 04 November 2014 - 22:02:46 WIB

Raffles Institute, peragakan busana rancangan designer muda, di jakarta Fashion week 2015

Penulis : rizal
Kategori: Nasional - Dibaca: 1928 kali

Liputan Jakarta.com – Tahun ini Raffles Institute berpartisipasi dijakarta Fashion week 2015, yang diwakili oleh koleksi dari para designer muda Indonesia lulusan Raffles Singapura, Sydney dan Jakarta. Leonnie Leonardo, Anita Natalia, Yovana Elita dan Fiona Rebecca Lukito, mereka adalah Raffles lulusan Jakarta, sedangkan Cynthia Fransisca Haryono dan Sheila Agatha Wijaya adalah lulusan dari Raffles Singapura serta Inggrid Husodo dan Carissa Patricia dari Raffles Sydney.

Mereka memperagakan 48 pakaian yang menampilkan gaya pribadi dari delapan designer berbakat, dari koleksi ready to wear dan Avant Grade hingga Haute Couture semua ditampilkan kepada publik, untuk menunjukan kreativitas dan kematangan dari para designer muda Raffles.

"Kita melihat anak-anak muda Indonesia lebih bersemangat dan energik. Sebelumnya saya mengajar di Raffles Beijing, Tiongkok, dimana menurut saya dibandingkan mahasiswa desain mode di Beijing, mahasiswa mode di Indonesia lebih senang mengeksplor, bereksperimen, menciptakan sesuatu yang baru," ungkap Elena Ryleeva, Academic Director dan pengajar desain mode dari Raffles Institute of Higher Education Jakarta, pada jumpa pers di Jakarta Fashion Week (JFW) 2015 di Jakarta, Selasa (4/11).

Selain Raffles, LaSalle College Jakarta juga ikut serta memperagakan busana rancangan para lulusannya Ferry Halim, dosen desain mode di LaSalle College Jakarta,mengakui bahwa setiap tahun selalu diserbu calon murid baru. "Ada peningkatan mahasiswa setiap tahunnya. Saya tidak punya statistiknya, namun yang pasti jumlah murid setiap angkatan selalu bertambah," katanya.

"Industri fashion saat ini sangat berkembang di Indonesia. Dengan begitu, saya rasa saat ini jumlah desainer yang ada bisa memenuhi permintaan pasar di industri mode," tutup Ferry.

 


BERITA TERKAIT