img
asatunews
SEKILAS JAKARTA
  • Presiden AS Barack Obama memesan Nasi Goreng di restoran Bali langsung dari Amerika
  • Menurut United Stated Trade Representatives, 25% obat yang beredar di Indonesia adalah palsu.
  • Menurut peneliti di Detroit, orang yang selalu tersenyum lebar cenderung hidup lebih lama.
  • WHO merilis, 30 persen anak-anak di dunia kecanduan menonton televisi dan bermain komputer.
  • Anak yang mengalami gangguan tidur, cenderung memakai obat2an dan alkohol berlebih saat dewasa.
Senin, 03 November 2014 - 11:33:50 WIB

Rancangan Dian Pelangi angkat tema Nona Palembang

Penulis : Rini Puspasari
Kategori: Nasional - Dibaca: 812 kali

Liputan Jakarta.Com - Fesyen busana muslim semakin kuat cengkramannya dalam ranah fesyen tanah air maupun Internasional. Jakarta Fashion Week 2015 jelas bukan ajang pertama di mana dunia mode Muslim menunjukkan bakat-bakatnya.

bakat-bakat desainer busana Muslim Indonesia begitu kuat terdengar melalui koleksi rancangan Dian Pelangi dan Etu by Restu. Menggunakan songket Palembang sebagai bahan-bahan di karya-karyanya, Dia Pelangi tak bisa diragukan telah menciptakan sebuah mode fesyen busana Muslim baru melalui tangan dinginnya.

Dian Pelangi merupakan salah satu perancang busana muslim yang ikut ambil bagian dalam gelaran Jakarta Fashion Week (JFW) 2015. Tahun ini, Dian Pelangi mengusung tema "Miss Palembang in New York" dalam koleksi rancangan busana yang dipamerkannya.

Menurut Dian, tema rancangannya kali ini terinspirasi dari unsur-unsur keanggunan etnik Sumatera Selatan. Koleksi rancangannya tersebut juga telah dipamerkan di New York, Amerika Serikat untuk koleksi musim dingin.

"Tema Miss Palembang in New York ini tema untuk winter. Semua (busana yang ditampilkan) terinspirasi dari kota Palembang. Saya memamerkan kain songket, beludru. Koleksi ini sempat dibawa ke New York, saya bawa 45 koleksi," ujar Dian di sela-sela gelaran JFW 2015 di Senayan City, Sabtu (1/11/2014).

Rancangannya tersebut didominasi warna yang cenderung gelap namun benderang,  seperti merah marun dan biru tua. Untuk pameran di New York beberapa waktu lalu, Dian membawa rangkaian koleksi yang lebih sesuai dengan pasar Amerika Serikat.

Dengan koleksi busana muslim rancangannya yang unik dan mengikuti tren, ternyata terkandungn sebuah cita-cita, yakni ingin memperlihatkan dan menunjukkan kepada masyarakat dan pecinta mode bahwa busana muslim dapat mengikuti tren terkini.

"Saya ingin memperlihatkan busana muslim juga bisa fashionable, mengikuti tren, dan based on trend. Saya juga ingin menunjukkan mode muslim semakin memperlihatkan pergerakan dan perubahannya setiap tahun, bergerak sesuai permintaan, banyak menginspirasi muslimah Indonesia, dunia, dan sesuai kaidah Islam," terang Dian Pelangi.

 


BERITA TERKAIT